Nov 29, 2005 Comments Off
Memuji atau Menghina ?
Lebih baik memuji atau menghina ?
Mungkin sebagian dari Anda akan heran melihat judul dari tulisan ini. Tidak heran bagi penulis, karena penulis mendapatkan ide menulis artikel tersebut saat berdebat dengan salah seorang teman melalui sms tentang puji-memuji.
Jika kita berpikiran terlalu simpel, maka secara langsung kita akan menjawab bahwa memuji itu lebih baik. Bila dijabarkan, kemungkinan akan seperti ini :
Pujian :
efek baik : akan membuat orang yang dipuji merasa dihargai dan kemungkinan akan semakin termotivasi.
efek buruk : lupa diri, sok tahu, bahkan cenderung malas belajar karena merasa sudah di level atas dalam bidang tersebut.
Ejekan/Hinaan :
efek baik : orang yang diejek kemungkinan akan termotivasi untuk menunjukkan bahwa dirinya tidak seperti yang dikatakan orang – orang.
efek buruk : menimbulkan ketidaksetiaan, dendam, amarah, dan mungkin saja akan menjurus kepada tindak kriminalitas.
Efek dari pujian ataupun hinaan itu sangat bervariasi karena tergantung kepada kepribadian dari orang yang kita puji/hina. Itulah sebabnya seorang team leader biasanya diharuskan untuk mengenal karakter/temperamen dari bawahannya. Karena dengan demikian seorang team leader akan dapat mengetahui metode mana yang cocok (sedikit memuji atau sedikit menghina) untuk memotivasi bawahannya. Prinsip inilah yang mungkin bisa disebut sebagai prinsip jalan tengah. Tapi, harus hati-hati dengan prinsip ini. Karena prinsip ini tidak berarti kita memuji sekaligus menghina dalam satu kesempatan. Ingatlah bahwa biasanya kesan dari suatu hinaan melekat lebih kuat daripada kesan dari suatu pujian. Dan itu akan membuat pujian yang dilontarkan bersama dengan hinaan akan tetap dianggap sebagai hinaan. Contohnya adalah seperti ini.
“Hai,… kamu hebat deh hari ini” –> ini masih dianggap pujian.
yang kemudian dilanjutkan dengan kata-kata seperti ini “Meskipun ngga seberapa hebat dibanding AKU” –> Ini bersifat menyinggung.
Atau….
“Hai,.. kamu hebat deh hari ini,……….. sampai sampai tim kita bisa dapat peringkat 1 dari BAWAH” –> Kata – kata ini akan tetap dianggap sebagai hinaan.
OK, so what’s the main conclusion? Just one : “Watch your words carefully guys”. Remember that much things (whether big or small) comes and ends with words”. Jadi gimana dong ?? Jawabannya adalah jangan menghina dan juga jangan memuji !! (Oo0ps, WRONG ANSWER !!!) Tanpa salah satu atau keduanya, hidup kita akan hambar. Kesimpulan yang benar adalah “Menjaga ucapan/kata-kata !”. Ucapkan hinaan ataupun pujian di saat, dan tempat yang tepat, ..juga kepada orang yang tepat. Penulis sudah banyak melihat bahwa banyak hal (besar atau kecil), diawali dan atau diakhiri hanya oleh … KATA – KATA. Seperti kata – kata temanku di bawah ini :
HER WORDS make me cry
HER WORDS make me smile
HER WORDS make me strong
HER WORDS make me feel like a loser
Which words should I choose ?
And the old man answered that question for me
The old man said : “Choose the best for you !!”