Feb 8, 2008
Kuasa Dewa
Februari 8, 2008
1 day after chinese new year 2008.
Semuanya kembali berjalan seperti normal. Bangun pagi, mandi, sarapan, dan kemudian berangkat kerja. Rutinitas seperti ini terkadang terasa amat membosankan, khususnya jika liburan tidak cukup lama.
Ada banyak hal untuk dikerjakan, namun hanya ada sedikit semangat yang tersisa. Ada keinginan untuk melakukan banyak hal demi kemajuan sendiri, yaitu dengan kerja keras. Namun apa daya, mood sedang tidak bagus dan tidak ada semangat kerja. Padahal di pikiran ini sudah bertumpuk banyak sekali ide-ide cemerlang.
Memang kalo dipikir-pikir, faktor utama yang menghambat kemajuan manusia asalnya dari dalam diri sendiri. Makanya, sekarang kita perlu untuk menaklukkan diri sendiri. Menaklukkan semua rasa malas, tidak percaya diri, dan semua ego yang ada di dalam diri. Penghalang kesuksesan itu paling banyak berasal dari dalam diri sendiri. Padahal dalam diri setiap manusia tersimpan potensi yang sangat besar.
Meskipun tidak yakin namun saya berspekulasi bahwa mungkin manusia itu adalah makhluk setengah dewa. Sebagian adalah dewa, dan sebagian lagi adalah hewan. Kemampuan ‘dewa’ dalam diri manusia itu biasanya tidak terlihat, dan cara kerjanya sangat misterius. Boleh kita bilang itu sebagai kemampuan bawah sadar.
Meskipun porsinya adalah setengah-setengah, namun dominasinya tidaklah mengikuti porsi yang sama. Ada manusia yang sisi hewannya lebih kuat dan ada juga manusia yang sisi dewanya lebih kuat. Namun ada juga yang kedua sisinya seimbang.
Mungkin diantara pembaca ada yang mengira-ngira bahwa orang yang sisi dewanya lebih kuat pasti adalah orang yang sifatnya baik (white side), sedangkan orang yang yang sisi hewannya adalah orang jahat (black side). Tapi bagi saya, tidak seperti itu.
Dalam definisi saya sendiri, sisi dewa mengontrol kemampuan alam bawah sadar manusia yang biasanya sulit dijelaskan secara ilmiah. Sedangkan sisi hewan mengontrol semua aktivitas yang dilakukan secara sadar oleh manusia.
Jadi dengan begitu maka dalam pandangan saya, orang yang sisi dewanya begitu kuat belum tentu adalah orang baik. Karena bisa saja dia menggunakan ‘kekuatan dewa’-nya untuk menyakiti ataupun merugikan orang lain. Begitchu…
Saya percaya bahwa kebanyakan orang sukses pastilah memiliki ‘kuasa dewa’ yang begitu kuat. Kenapa ? Karena mungkin secara tidak sadar mereka terus menerus mengaktifkan ‘kemampuan dewa’ mereka.
Lalu bagaimana cara mereka melakukannya ?
Yaitu dengan motivasi, determinasi, dan daya khayal yang tinggi. 3 faktor psikologis itu hanyalah salah satu diantaranya. Mungkin ada juga faktor psikologis lainnya yang ikut berperan mengaktifkan ‘kekuatan sakti’ mereka. Tapi yang jelas, faktor-faktor psikologis itu secara konstan mengaktifkan ‘kuasa dewa’ itu, dan secara tidak sadar membuat mereka menemukan jalan sukses mereka baik secara kebetulan maupun melalui proses yang disengaja. ‘Kuasa dewa’ itu bekerja di balik layar untuk mengumpulkan dukungan dari alam semesta untuk membantu cita-cita tuannya.
So, bagaimana dengan saya sendiri ?? Tampaknya ‘dewa pelindung’ku sedang tidur, bukan karena dia malas, tapi karena saya belum bisa mengalahkan diri sendiri. Saya belum bisa mengalahkan rasa malas yang terus membius ‘sang dewa’. ![]()
Kalo begitu, mulai saat ini saya akan mendeklarasikan ‘perang’ melawan diri sendiri. Semoga saya bisa memenangkan pertempuran ini. Doakan saya. SEMANGAT !!!
NB : Jika saya sudah memenangkan pertempuran ini, saya berharap saya tidak lupa untuk menyumbangkan sebagian strategi saya (hasil pengalaman di medan tempur) kepada teman-teman yang berjodoh membaca blog saya.
Ok then.. Sampai jumpa.
