Oct 16, 2009
Nuansa Hidup – Memuji Dengan Tulus Kebaikan Orang Lain (10)
Jarang orang berjiwa besar untuk mengakui kelebihan orang lain, apalagi untuk memberikan sebuah pujian. Adalah mudah bagi kita untuk memuji dan bersikap baik kepada mereka yang dapat menyenangkan hati kita. Tapi sulit bagi kita untuk bersikap baik dan memuji pada mereka yang tidak menyenangkan hati kita. Terkadang kita pun menunjukkan sikap kurang bersahabat pada mereka. Ini disebabkan cara kita berpikir yang terlalu “Elu, elu, gue, gue, Elu baik ama gue, gue baik ama elu. Elu cuek ama gue, gue lebih cuek ama elu.”
Kita tidak perlu cemas bila orang lain tidak mengakui jasa kita. Kita baru boleh cemas apabila diri kita tidak mau mengakui jasa orang lain. Terlebih bila kita mengakui jasa orang lain sebagai jasa kita. Tidak seharusnya kita mencela orang lain dengan mengutip kelemahan-kelemahan mereka dan mengabaikan sifat baik serta karya mereka yang bermanfaat. Memuji adalah hal yang dapat membantu membangkitkan semangat dan keceriaan seseorang. Karenanya pujilah dengan tulus setiap kebaikan apapun yang dilakukan seseorang pada siapapun. Jadilah para bijaksana yang menghargai kebaikan orang lain dengan memujinya, karena para bijaksana selalu memuji setiap kebaikan yang dilakukan semua makhluk. Menyadari bahwa setiap orang senang menerima apakah itu materi, keramahan, pujian, perhatian, atau menyelesaikan pekerjaan kecil mereka, maka membuat yang lain bahagia adalah sangat mungkin.
Orang bijak adalah ia yang dapat menghargai kebaikan orang lain dan dengan rasa simpati, ia turut bergembira atas kebaikan yang telah dilakukan seseorang. Seorang picik adalah ia yang selalu tidak bahagia melihat kesuksesan orang lain, dengan cemburu dan iri hati, ia berusaha menghancurkan kesuksesan orang lain. Ia berbahagia melihat orang lain menderita, ia tidak menginginkan ada orang lain yang lebih darinya.
Sebenarnya sangat memungkinkan bagi kita untuk menciptakan suasana bersahabat dan menumbuhkan kebersamaan dalam hubungan kita dengan yang lain. Seperti yang Buddha sabdakan, ” Ada empat sifat yang membawa persahabatan. Apakah empat sifat itu? Murah hati, ramah melakukan hal-hal yang berguna bagi orang lain, serta tidak sombong dan merendahkan yang lain”. Jika kita mengembangkan rasa simpati dan dapat menghargai orang lain, maka kebersamaan akan tumbuh dengan sangat indah. Tidak ada rasa iri,dengki dan saling menyalahi. Yang ada adalah perkembangan dan kemajuan bersama.
Dikutip dari Buku Nuansa Hidup – Bhikkhu Nyanakumuda
