Hardy Chen Power Blog

Icon

Powered by STRONG WILL !!!

Nyata atau Tidak Nyata ?

Seseorang pernah bertanya kepada saya, apa yang nyata dan apa yang tidak nyata?
Saya tidak bisa memberikan jawabannya, karena saya merasa saya memang tidak perlu menemukan jawabannya.

Jika saya tetap berkutat dengan pertanyaan itu, maka apa yang saya pikirkan waktu itu adalah tidak nyata. Namun jika saya berhenti bertanya dan menerima segala sesuatu apa adanya maka itulah kenyataan.

Jawaban atas sebuah pertanyaan sangatlah tergantung dari kondisi sang penanya. Saya tahu bahwa teman saya sedang bimbang. Dia merasa bahwa sekarang ini dia sudah memiliki segalanya, tapi mengapa dia tetap tidak merasa bahagia ?
Oleh karena itulah sebabnya mengapa dia mulai meragukan pemikirannya sendiri dan mulai bertanya tentang apa yang nyata dan apa yang tidak nyata.

Hal ini sangatlah wajar.
Jika saya berusaha untuk menjawab pertanyaannya dengan menggunakan logika saya, maka ia akan dapat dengan segera menemukan kelemahan atas jawabannya saya dan lama-kelamaan saya akan ikut terjebak ke dalam kebingungan yang dirasakannya saat ini. Maka dari itulah sebabnya mengapa saya tidak secara langsung menjawab pertanyaan dia.

Nyata atau tidak nyata hanyalah sebuah kata-kata rekaan manusia untuk menjelaskan sebuah kondisi sebagaimana yang mereka tangkap dengan indera mereka ataupun yang mereka rasakan dan pikirkan dalam pikiran mereka. Sedangkan cara kita mempersepsikan keadaan luar antara satu orang dengan orang lainnya tidaklah persis sama. Oleh karena itu cara paling baik untuk mengerti adalah dengan mengamati sendiri kenyataan yang ada dihadapan kita.
Menerima dan melihat kenyataan apa adanya, maka sedikit demi sedikit kita akan bisa mengerti bahwa tidak ada yang “nyata” ataupun “tidak nyata” di dunia ini. Perlahan-lahan kita akan meninggalkan dualisme buta dan tidak terjebak dalam kata-kata yang kita ciptakan sendiri.

Kita harus belajar untuk menerima dan melepas. Menerima segala sesuatu apa adanya dan melepas belenggu pikiran kita. Dengan demikianlah kita dapat mencari jalan pembebasan.

Share

Category: Indonesian Language, Inside My Mind

Tagged: , , , ,

Comments are closed.