Hardy Chen Power Blog

Powered by STRONG WILL !!!

Entries for the ‘Lesson’ Category

Nuansa Hidup – Sederhana dalam Bicara (20)

Seorang karyawan yang telah bekerja lama di sebuah perusahaan dan belum memiliki jabatan tinggi, suatu kali sedang makan malam dengan ubi. Temannya yang hidup enak dan mewah karena menjilat atasannya kemudian berkata, "Kalau kamu mau belajar menjilat kepada atasan, kamu tidak perlu makan sampah seperti ubi itu". "Kalau kamu sudah belajar hidup [...]

Leave a Comment

Nuansa Hidup – Sederhana dalam Bertindak (19)

Seorang pemuda yang bercita cita ingin menjadi orang besar berkunjung ke biara untuk meminta bantuan dari seorang guru terkenal. Ketika bertemu dengan guru tersebut, ia langsung bertanya, “Bagaimana saya dapat menjadi orang besar seperti guru?”
“Mengapa mau jadi orang besar? Menjadi orang itu sudah merupakan keberhasilan cukup besar“, jawab sang guru dengan santai. “Daripada mengeluh dan [...]

Leave a Comment

Nuansa Hidup – Rasa Puas dan Tahu Cukup (18)

Seorang saudagar kaya di suatu pagi berjalan menghirup udara segar di tepi pantai. Pada waktu itu ia terus mengamati seorang nelayan yang sedang asyik merokok sambil tiduran di kapalnya.
Kemudian ia mendekati nelayan itu dan bertanya kepadanya, “Mengapa engkau tidak pergi menangkap ikan?”
“Saya baru saja selesai menangkap ikan dan hasilnya sudah saya jual cukup untuk makan [...]

Leave a Comment

Nuansa Hidup – Uang Tidak Dapat Membeli Kebahagiaan (17)

Ada kisah seorang yang bekerja sebagai pengayam keranjang. Ia adalah orang sederhana yang menikmati pekerjaannya sebagai pengayam keranjang. Ia bersiul dan bernyanyi selagi mengerjakan pekerjaannya dan menjalani hari harinya dengan gembira dan bahagia.
Di malam hari ia beristirahat di dalam pondoknya yang kecil dan tidur nyenyak.
Suatu hari ada orang kaya yang lewat di depan pondoknya dan [...]

Leave a Comment

Nuansa Hidup – Kesederhanaan – Mencari Kekayaan (16)

Seorang tua berusia 70 tahun dalam kesehariannya membuka toko onderdil. Usaha ini telah digelutinya sejak usia muda hingga sekarang. Satu kali teman bermain semasa mudanya mengunjungi dirinya. Mereka larut dalam pembicaraan mengenang peristiwa-peristiwa masa lalu dalam kebersamaan mereka. Sebagai penutup pembicaraan, temannya mulai bertanya, “Anda sudah memiliki lebih daripada yang Anda perlukan, sekarang usia kita [...]

Leave a Comment

Nuansa Hidup – Tetap Mengasihi Walau Telah Disakiti (15)

Suatu kali seorang perampok masuk ke biara seorang guru Zen. “Harta atau nyawa” kata perampok itu sambil menunjukkan pisaunya pada sang guru. Sang guru dengan tetap tenang menjawab, “Kalau mau harta, di laci lemari ada sedikit uang. Ambillah.”
Kemudian perampok itu menuju ke lemari yang ditunjukkan oleh guru tersebut. Ia menemukan sedikit uang seperti yang telah [...]

Leave a Comment

Nuansa Hidup – Tetap Tenang Saat Menerima Buah Karma Buruk (14)

Meskipun Anda sudah pernah membaca artikel di bawah ini atau tidak sepenuhnya setuju dengan beberapa paragraf awal dari artikel ini, saya sarankan agar Anda meneruskan membaca sampai akhir.
Anda tidak akan pernah tahu apa yang bakal Anda lewatkan.
Ambil apa yang Anda butuhkan, dan buang yang tidak Anda perlukan.
++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ada sebuah keluarga kecil yang hanya terdiri [...]

Leave a Comment

Nuansa Hidup – Orang Yang Tidak Pernah Mengeluh (13)

Ketika saya melakukan perjalanan ke daerah dengan kereta api, waktu yang ditempuh dalam perjalanan untuk tiba pada tujuan adalah sembilan jam. Saya berada pada gerbong kelas ekonomi tanpa AC. Waktu keberangkatan adalah pukul sembilan pagi.
Awalnya semua berjalan lancar, saya tidak merasakan sesuatu yang membuat tidak nyaman. Tapi karena perjalanan telah berlangsung empat jam, saya mulai [...]

Leave a Comment

Nuansa Hidup – Ukuran Kesabaran (12)

Beberapa waktu yang lalu, saya sempat berdiskusi dengan anak-anak muda berkenaan dengan kesabaran. Diskusi ini terjadi saat saya mendengar salah seorang dari mereka memuju teman lainnya yang dianggap mereka memiliki kesabaran. Sesaat, saya merenungi pembicaraan tersebut, dan kemudian saya mulai bertanya kepada mereka, “Kita sering membuat pernyataan yang menyimpulkan seseorang itu sabar atau tidak sabar. [...]

Leave a Comment

Nuansa Hidup – Melihat Kesalahan Orang Lain, Ia Ragu Akan Hal Itu (11)

Seorang guru berjalan mengelilingi biara. Suatu kali ia melewati dapur dan melihat seorang muridnya sedang mencomot makan siangnya.
“Wah, murid ini kurang ajar! Saya akan menegurnya nanti saat makan bersama nanti!” kata sang guru dalam hati.
Ketika waktu makan tiba, semua murid berkumpul di aula ruang makan. Sang guru kemudian memanggil murid yang mencomot makanan tadi di [...]

Leave a Comment

  • Categories

  • Archives

  • Amazon Product

  • Sponsors