<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hardy Chen Power Blog &#187; Inside My Mind</title>
	<atom:link href="http://www.hardychen.com/category/inside-my-mind/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.hardychen.com</link>
	<description>Powered by STRONG WILL !!!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 18:12:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kebahagiaan dan Penderitaan Selalu Hidup Berdampingan dalam Pikiran Manusia</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2011/11/kebahagiaan-dan-penderitaan-selalu-hidup-berdampingan-dalam-pikiran-manusia/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2011/11/kebahagiaan-dan-penderitaan-selalu-hidup-berdampingan-dalam-pikiran-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 03:52:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian Language]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[Lesson]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[pedang]]></category>
		<category><![CDATA[penderitaan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[semu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=735</guid>
		<description><![CDATA[Dalam posting sebelumnya (Kebahagiaan dan Penderitaan), saya pernah menyebutkan bahwa kebahagiaan dan penderitaan adalah seperti 2 sisi pada satu pedang yang sama. Jika Anda melihat pedang samurai, satu sisi adalah sisi yang tumpul dan sisi lainnya adalah sisi yang tajam. Anda tidak akan mengatakan bahwa pedang itu berbahaya disatu sisi dan tidak berbahaya disisi lainnya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam posting sebelumnya (<a title="Kebahagiaan dan Penderitaan" href="http://www.hardychen.com/2011/02/kebahagiaan-dan-penderitaan/" target="_blank">Kebahagiaan dan Penderitaan</a>), saya pernah menyebutkan bahwa kebahagiaan dan penderitaan adalah seperti 2 sisi pada satu pedang yang sama.<br />
Jika Anda melihat pedang samurai, satu sisi adalah sisi yang tumpul dan sisi lainnya adalah sisi yang tajam. Anda tidak akan mengatakan bahwa pedang itu berbahaya disatu sisi dan tidak berbahaya disisi lainnya. Anda hanya akan mengatakan bahwa pedang itu berbahaya, jika Anda senang bermain-main dengannya.<br />
<span id="more-735"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kenyataannya, pedang tidak akan melukai Anda jika Anda tidak menggunakannya atau menggunakannya dengan sangat hati-hati. Jadi bisa disimpulkan, bahaya dari pedang timbul dari aksi yang dilakukan pemakai pedang pada pedang itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu pertanyaannya, bagaimana Anda memakai pedang itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Satu sisi pedang tidak akan meninggalkan sisi pedang lainnya. Sisi yang tumpul tidak akan meninggalkan sisi yang tajam, begitupun sebaliknya. 2 sisi tersebut adalah bagian dari satu pedang yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian juga sama halnya dengan kebahagiaan dan penderitaan.<br />
Kebahagiaan semu tidak akan jauh dari penderitaan semu dan penderitaan semu juga tidak akan jauh dari kebahagiaan semu.<br />
Anda mengenal kebahagiaan semu karena Anda tahu bahwa lawan dari kebahagiaan itu, yaitu penderitaan semu juga eksis (ada), demikian pula sebaliknya. 2 hal tersebut adalah satu set yang tak terpisahkan.<br />
Maka dari itu jika Anda melekat pada salah satunya, tidak tertutup kemungkinan Anda juga akan bertemu dengan sisi yang satunya lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu mengapa dikatakan semu?<br />
Karena hanya hal-hal yang sifatnya semu yang memiliki dualitas. Hal-hal yang semu adalah hal-hal yang sifatnya sementara, selalu berubah-ubah. Ada panas dan ada dingin, ada badai dan ada hari yang cerah, ada tangis dan ada tawa, ada penderitaan dan ada kebahagiaan.<br />
Jika satu sisi hilang/tenggelam, maka sisi yang lainnya akan muncul.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika seseorang yang kaya raya tiba-tiba kehilangan kemakmurannya, ia akan menderita. Dan jika seseorang yang dicintai tiba-tiba kehilangan orang yang mencintainya, ia juga akan menderita.<br />
Seseorang yang sakit bisa jatuh sakit, seseorang yang sekarat bisa berjuang dan sembuh. Fluktuasi seperti ini adalah wajar di dunia nyata dan inilah yang dinamakan &#8220;sesuatu yang tidak memuaskan&#8221;.<br />
Hal-hal semu selalu tidak memuaskan.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa saja mulai merasakan penderitaan saat Anda mulai memikirkannya. Anda juga bisa saja belum merasa puas sebelum kebahagiaan itu berakhir.</p>
<p style="text-align: justify;">Seseorang bisa saja mengatakan bahwa inilah hidup, inilah yang harus kita terima, inilah yang harus kita jalani, inilah takdir kita. Kita harus menderita untuk bahagia. (Dalam arti lain : Kita harus mengenal penderitaan agar kita bisa menghargai kebahagiaan)</p>
<p style="text-align: justify;">Benarkah itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Kita menderita untuk bahagia dan bahagia untuk menderita. Kita membiarkan diri kita diombang-ambingkan antara kebahagiaan dan penderitaan, penderitaan dan kebahagiaan.<br />
Sebentar di surga kemudian terjun bebas ke neraka?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah kita makhluk yang merdeka?<br />
Jika kita seperti itu maka kita tidak pernah merdeka. Tidak sekalipun.<br />
Kita seperti sebatang kayu yang diseret arus ke sebuah tempat yang kita sendiri tidak tahu tempat seperti apa yang akan kita tuju.</p>
<p style="text-align: justify;">Seseorang bisa saja mengatakan : &#8220;go with the flow&#8221;. Ikuti aliran kehidupan baik itu senang ataupun sedih, bahagia atau menderita, atau tidak kedua-duanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Benar, ikuti aliran. Kenyataanya, kita tidak bisa lari dari perubahan. Apa yang kita miliki, kita lihat dan kita rasakan saat ini adalah subyek dari perubahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun tidakkah kita punya kuasa bahkan sedikit saja untuk hidup lebih baik dalam angin perubahan?<br />
Jika kita mengenal perubahan, bisakah kita beradaptasi terhadap perubahan?<br />
Bisakah kita hidup dengan pikiran yang sama seperti saat kita masih sehat jika tiba saatnya tubuh kita mulai melemah dan digerogoti penyakit?<br />
Bisakah kita tersenyum bebas seperti sewaktu kita masih anak-anak pada saat kita sudah hampir menemui ajal?</p>
<p style="text-align: justify;">Jika ada kebahagiaan datang, kita melekat pada kebahagiaan itu, dan jika kemalangan yang datang, kita juga melekat pada kemalangan itu.<br />
Suatu ketika, jika kita lengah, pedang 2 sisi itu akan melukai kita. Apa yang dilukai bukanlah tubuh fisik, namun pikiran kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Luka di pikiran adalah asal dari semua penderitaan.<br />
Rasa sakit timbul dipikiran, bukan pada bagian tubuh yang dilukai. Rasa sakit diciptakan pikiran, begitu juga dengan penderitaan dan kebahagiaan semua ada dalam pikiran.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita memenuhi pikiran kita dengan semua sensasi itu, baik sakit atau senang.<br />
Kita tidak pernah bebas dari penjara pikiran kita sendiri. Kita tidak dapat mencegah pikiran kita membuat penjara bagi dirinya sendiri setelah menerima respon-respon dari luar.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah pikiran kita seperti anak kecil yang tersesat. Anak kecil yang akan senang saat dapat permen dan menangis saat tidak diberikan permen.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan ketika kita sudah mengerti semua ini, apa yang bisa kita lakukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah kita akan tetap seperti anak kecil, atau kita akan tumbuh dewasa?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah kita masih akan terikat pada sesuatu yang semu dan hidup diseret-seret masa lalu ataupun masa depan ataupun masa sekarang?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah kita masih ingin memiliki sesuatu yang sebenarnya tidak pernah kita miliki (karena sifatnya yang semu).?<br />
Siapa Anda dan siapa saya? Apa yang saya miliki yang Anda tidak miliki atau sebaliknya apa yang Anda miliki yang saya tidak miliki?</p>
<p style="text-align: justify;">Kenyataannya tidak satupun dari Anda ataupun saya memiliki apa yang (saya ataupun Anda) kira bahwa (saya atau Anda) memilikinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang yang sesungguhnya berbahagia adalah orang yang tidak diikat tempat dan waktu yang dilaluinya, sebaliknya membawa kebahagiaan dalam setiap tempat dan waktu yang dilaluinya.<br />
Inilah yang disebut kebahagiaan yang sebenarnya.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2011%2F11%2Fkebahagiaan-dan-penderitaan-selalu-hidup-berdampingan-dalam-pikiran-manusia%2F&amp;title=Kebahagiaan%20dan%20Penderitaan%20Selalu%20Hidup%20Berdampingan%20dalam%20Pikiran%20Manusia" id="wpa2a_2"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2011/11/kebahagiaan-dan-penderitaan-selalu-hidup-berdampingan-dalam-pikiran-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebahagiaan Tidak Untuk Dikejar</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2011/10/kebahagiaan-tidak-untuk-dikejar/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2011/10/kebahagiaan-tidak-untuk-dikejar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 06:15:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=730</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda berusaha terlalu keras untuk mengejar kebahagiaan, Anda akan semakin jauh dari kebahagiaan tersebut. Kebahagiaan bukanlah untuk dikejar melainkan untuk dirasakan. Kebahagiaan tidak semata-mata mengenai apa yang harus Anda korbankan untuk mendapatkan sesuatu yang membuat Anda bahagia. Kebahagiaan juga berfokus pada apa yang Anda miliki saat ini. Apakah Anda sudah cukup berterima kasih untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jika Anda berusaha terlalu keras untuk mengejar kebahagiaan, Anda akan semakin jauh dari kebahagiaan tersebut.<br />
Kebahagiaan bukanlah untuk dikejar melainkan untuk dirasakan.<br />
Kebahagiaan tidak semata-mata mengenai apa yang harus Anda korbankan untuk mendapatkan sesuatu yang membuat Anda bahagia.<br />
Kebahagiaan juga berfokus pada apa yang Anda miliki saat ini.<br />
Apakah Anda sudah cukup berterima kasih untuk apa yang Anda miliki saat ini?</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itulah ada orang yang mengatakan bahwa mengejar kebahagiaan tidaklah mesti menderita. Jika Anda menghargai apa yang Anda miliki saat ini dan bekerja bersama-sama dengan semuanya itu untuk meraih kebahagiaan lainnya maka Anda tidak punya alasan untuk menderita.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentang Rasa Sakit<br />
Rasa sakit yang kita rasakan adalah sebesar perhatian dan kekhawatiran yang kita berikan kepada rasa sakit itu.<br />
Jika kita menerima rasa sakit itu apa adanya, memperhatikannya dengan pikiran yang tenang, lambat laun rasa sakit itu tidak akan mengganggu kita lagi, meskipun ia hanya akan tetap berada disana.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>the taste of bitterness is not only provided by the food but also the one who eat it. even consession doesn&#8217;t prove anything if every mind are troubled.</em></p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2011%2F10%2Fkebahagiaan-tidak-untuk-dikejar%2F&amp;title=Kebahagiaan%20Tidak%20Untuk%20Dikejar" id="wpa2a_4"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2011/10/kebahagiaan-tidak-untuk-dikejar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Orang Lain</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2011/10/memahami-orang-lain/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2011/10/memahami-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 02:40:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian Language]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[cara pandang]]></category>
		<category><![CDATA[pemahaman]]></category>
		<category><![CDATA[sudut pandang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=724</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Burung Gereja Tidak Akan Memahami Maksud dan Tujuan Burung Phoenix&#8221; &#8211; AT Itulah kira-kira isi status facebook yang diposting salah satu teman saya beberapa waktu lalu. Kata-kata tersebut membuat saya berpikir, apakah benar maksud dan tujuan (dari pikiran) burung phoenix selalu adalah yang paling tepat dan paling baik? Kita bisa mengatakan bahwa burung gereja sulit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">&#8220;<em>Burung Gereja Tidak Akan Memahami Maksud dan Tujuan Burung Phoenix</em>&#8221; &#8211; AT</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah kira-kira isi status facebook yang diposting salah satu teman saya beberapa waktu lalu.<br />
Kata-kata tersebut membuat saya berpikir, apakah benar maksud dan tujuan (dari pikiran) burung phoenix selalu adalah yang paling tepat dan paling baik?<br />
<span id="more-724"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kita bisa mengatakan bahwa burung gereja sulit untuk mengerti pemikiran burung phoenix, namun kita juga bisa mengatakan bahwa burung phoenix juga tidak mengerti apa yang dipikirkan oleh burung gereja.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika burung phoenix hanya mengisi pikirannya dengan opini-opininya sendiri, masih adakah tersisa ruang untuk pemikiran dari burung gereja yang belum tentu bisa dipersalahkan?</p>
<p style="text-align: justify;">Kita tidak dapat menilai seseorang hanya dari apa yang diucapkan orang tersebut, kita juga tidak bisa menilai maksud hati seseorang dari tindakan-tindakan yang dilakukan orang itu.<br />
Pikiran manusia adalah sesuatu yang kelewat kompleks untuk diselesaikan ataupun dipahami dengan satu formula sederhana yang universal. Bahkan mungkin tidak ada sama sekali yang namanya formula universal.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemikiran tiap orang adalah unik, meskipun ada beberapa kesamaan dalam beberapa aspek. Oleh karena itu tidaklah tepat kita menjudge seseorang secara sepihak tanpa menanyakan pendapat jujur dari orang yang kita judge tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah mengapa saya pikir alangkah baiknya jika kita dapat menahan diri untuk tidak membuat pernyataan secara serampangan yang berpotensi untuk membuat kesalahpahaman dan konflik lebih lanjut.</p>
<p style="text-align: justify;">Melihat sebuah masalah tidak sama halnya seperti melihat hanya satu sisi koin. Bahkan pengibaratan koin itu sendiri mungkin kurang tepat karena sebuah persoalan bisa jadi memiliki lebih dari 2 sudut pandang yang bisa saja ditafsirkan secara berbeda-beda.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti seorang detektif, kita semestinya mampu membaca arti dari sebuah opini lebih dari sekedar apa yang kita terima secara verbal. Karena penyampaian melalui kata-kata terkadang harus menghadapi hambatan-hambatannya sendiri, begitupun juga gosip yang menyebar tidak dapat dijamin keutuhan dan keabsahannya jika hanya bergantung pada penilaian satu pihak.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai seorang pemimpin, kualitas dalam hal pemahaman terhadap orang-orang yang bekerja dibawahnya adalah penting untuk menjaga integrasi tim yang dipimpinnya.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2011%2F10%2Fmemahami-orang-lain%2F&amp;title=Memahami%20Orang%20Lain" id="wpa2a_6"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2011/10/memahami-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siapakah Saya?</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2011/08/siapakah-saya/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2011/08/siapakah-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2011 15:30:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian Language]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=720</guid>
		<description><![CDATA[Siapakah diri saya yang sebenarnya? Saya bukan sedang amnesia, juga bukan orang yang tidak waras. Apa yang saya tanyakan adalah sebuah pertanyaan yang sangat sederhana yang mungkin dirasa terlalu tolol bagi orang-orang yang merasa dirinya pintar. Kenyataannya saya tidak tahu persis apakah perasaan mereka tentang diri mereka yang pintar lebih akurat dari kenyataan sebenarnya yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Siapakah diri saya yang sebenarnya?<br />
Saya bukan sedang amnesia, juga bukan orang yang tidak waras.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang saya tanyakan adalah sebuah pertanyaan yang sangat sederhana yang mungkin dirasa terlalu tolol bagi orang-orang yang merasa dirinya pintar.<br />
Kenyataannya saya tidak tahu persis apakah perasaan mereka tentang diri mereka yang pintar lebih akurat dari kenyataan sebenarnya yang ada di lapangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, siapa diri saya?<br />
Pertanyaan itu mungkin terlalu sederhana. Namun jawaban yang bisa dihasilkan mempunyai potensi menjadi lebih dari sekedar jawaban yang secara umum membuat orang mengantuk.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika kita berpikir seperti orang kebanyakan, pertanyaan seperti itu mungkin akan dijawab dengan memberikan nama, atau profesi atau jabatan, atau kewarganegaraan. Namun bagi orang yang pemikirannya mencakup ruang lingkup yang jauh lebih luas mungkin akan mempunyai jawaban yang sama-sekali tidak biasa dan membuat kita tergelitik untuk mengetahui lebih lanjut.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti misalnya jika saya ditanya pertanyaan seperti itu, mungkin saya akan menjawab bahwa saya bukan orang yang tidak bisa diandalkan namun juga bukan orang yang bisa diandalkan.<br />
Saya adalah saya, seorang pekerja keras, seorang yang hanya tahu berbuat yang terbaik tanpa dibebani harapan orang lain tentang anggapan bahwa saya orang yang bisa diandalkan atau tidak bisa diandalkan.<br />
Sejujurnya saya tidak terlalu perduli bagaimana orang lain memandang saya, saya berusaha untuk fokus kepada diri saya sendiri. Saya bertanya kepada diri saya sendiri&#8230; &#8220;Siapa saya sebenarnya&#8221;? &#8211; Lalu saya menjawabnya sendiri :  &#8221;Saya bukan siapa-siapa namun hanya seseorang&#8221;. Tidak kurang dan tidak lebih, tidak ada penitikberatan pada reputasi ataupun citra yang dibangun melainkan hanya sebuah pribadi yang berkembang secara alami layaknya buah pisang yang tumbuh dari sebatang pohon pisang.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu jawaban apa lagi yang bisa muncul dari pertanyaan : &#8220;Siapa saya?&#8221;<br />
Mungkin hanya orang lain yang akan bercerita panjang tentang siapa diri saya. Mereka akan bercerita mengenai apa yang mereka lihat dan menilai dengan pengetahuan yang mereka rasa paling benar. Itu sama sekali kurang penting,  namun jika saya sendiri tidak mampu mengenali diri saya sendiri maka saya juga akan gagal mengenali realitas murni dari hidup ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada akhirnya, saya menyadari bahwa pengenalan diri yang paling ultimit adalah pengenalan secara holistik, dan bukannya sebagai individual demi sebuah pencapaian yang sebenarnya tidak terlalu signifikan.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2011%2F08%2Fsiapakah-saya%2F&amp;title=Siapakah%20Saya%3F" id="wpa2a_8"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2011/08/siapakah-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>What was written on your book of life?</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2011/08/what-was-written-on-your-book-of-life/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2011/08/what-was-written-on-your-book-of-life/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 08:50:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[book of life]]></category>
		<category><![CDATA[mistake]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=699</guid>
		<description><![CDATA[The first time we born into this world, we don&#8217;t have anything in our memories. It&#8217;s just like a book with white blank pages inside. How old are you now? What memories do you have until now? In real life, we can always erase the unwanted part of the book, but also in real life [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="book of life" src="http://i303.photobucket.com/albums/nn124/hardymika/art/Photo0295small.jpg" alt="book of life" width="389" height="292" /></p>
<p style="text-align: justify;">The first time we born into this world, we don&#8217;t have anything in our memories. It&#8217;s just like a book with white blank pages inside.</p>
<p style="text-align: justify;">How old are you now?</p>
<p style="text-align: justify;">What memories do you have until now?</p>
<p style="text-align: justify;">In real life, we can always erase the unwanted part of the book, but also in real life no matter how hard we try it&#8217;s impossible to erase unwanted memories.</p>
<p style="text-align: justify;">If that happen, then what should we do?<br />
<span id="more-699"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Should we just throw away the book like the way we throw away our life when we&#8217;re completely screwed up?</p>
<p style="text-align: justify;">It&#8217;s almost impossible to write a perfect life from the start. There are always times when we make some mistake that affect our course of life. Throwing our life just because the flaw we made to our life is also not a wise decision.</p>
<p style="text-align: justify;">Perfection can never be achieved this world , because we all stand on unstable foundation.</p>
<p style="text-align: justify;">You will not be able to win the game if you do not know what part you&#8217;re in and how the game played.</p>
<p style="text-align: justify;">So making mistake is just normal, because it will always be a part of the game. It was the lesson that learned during our life.<br />
Our lives can not contain all the happy stories because such things only exists in fairy tales.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>How should we write our book of life?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">We start by making some errors. And then, we learned something from the mistake. We may take wrong lessons, but learning process never stops.<br />
If the same error keeps recurring, even though we&#8217;ve been trying to learn from past mistakes, then maybe there is something wrong with us, with our way of thinking.<br />
In order to learn to become a better person, we can not only see the faults of others without realizing our own mistakes.<br />
If we want to improve ourselves, we must willing to let go of our ego. This is how learning process  supposed to be.</p>
<p style="text-align: justify;">At the end there are winners and losers. Losers still have long way to go, and winners should not be complacent.</p>
<p style="text-align: justify;">August 2, 2011<br />
&#8212; Hardy&#8217;s Note</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2011%2F08%2Fwhat-was-written-on-your-book-of-life%2F&amp;title=What%20was%20written%20on%20your%20book%20of%20life%3F" id="wpa2a_10"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2011/08/what-was-written-on-your-book-of-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keterikatan dan Kebahagiaan</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2011/07/keterikatan-dan-kebahagiaan/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2011/07/keterikatan-dan-kebahagiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2011 07:42:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian Language]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[keterikatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=681</guid>
		<description><![CDATA[Apakah ada keterkaitan antara keterikatan dan kebahagiaan? Katakanlah Anda bertemu seseorang gadis yang mempunyai rupa yang membuat Anda tidak sadarkan diri. Well.. memakai kata tidak sadarkan diri mungkin terlalu berlebihan, namun saya yakin Anda tahu maksud saya. Apakah Anda merasa senang dengan pertemuan seperti itu? Ketika saya masih diusia remaja, saya merasa tidak ada yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Apakah ada keterkaitan antara keterikatan dan kebahagiaan?<br />
Katakanlah Anda bertemu seseorang gadis yang mempunyai rupa yang membuat Anda tidak sadarkan diri.<br />
Well.. memakai kata tidak sadarkan diri mungkin terlalu berlebihan, namun saya yakin Anda tahu maksud saya.<br />
<span id="more-681"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Apakah Anda merasa senang dengan pertemuan seperti itu?<br />
Ketika saya masih diusia remaja, saya merasa tidak ada yang salah dengan hal itu. Menyukai seseorang adalah hal yang alami dan menyenangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun ketika usia beranjak dewasa, saya merasa hal itu tidaklah terlalu menyenangkan. Saya merasa keterikatan seperti itu membuat saya tidak merdeka. Apakah perasaan rindu benar-benar menyenangkan?<br />
Tidak mengertikah Anda bagaimana rasanya ketika Anda memikirkan seseorang namun orang tersebut tidak berada di dekat Anda? Merindukan seseorang sangat membuat frustasi apalagi jika Anda tidak punya kemampuan imajinasi yang kuat. Anda tidak mampu membuat sosok imajiner dari orang yang Anda rindukan dalam pikiran Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada saat itulah saya mulai menyadari bahwa merindukan seseorang bukanlah sesuatu yang menyenangkan. Keterikatan itu seperti pisau bermata dua. Disatu sisi ia membuat Anda bahagia, di sisi lainnya ia menyiksa Anda dengan perasaan kehilangan seseorang yang penting bagi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda mungkin berkata jika Anda hidup bersama-sama dengan orang yang Anda cintai maka tidak perlu khawatir berpisah, namun di dunia ini banyak peristiwa tak terduga. Tidak semua yang kita harapkan akan menjadi kenyataan dan oleh karena itu ada resiko dimana perpisahan akan menghampiri kehidupan kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang bilang semakin besar rasa cinta semakin sakit juga perasaan kita saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam hubungan kita dengan orang yang kita kasihi. Dan apakah keadaan seperti itu baik?</p>
<p style="text-align: justify;">Semakin bertambah umur saya, semakin banyak yang saya alami. Orang bilang semakin tua padi, semakin merunduk karena semakin banyak isinya. Begitupun juga dengan semakin banyaknya pengalaman yang saya alami saya merasa lelah dengan semua perasaan itu. Perasaan suka yang bisa dalam sekejap berubah jadi benci, dari benci kemudian menjadi cinta, dari cinta kembali menjadi benci, kemudian perasaan bersalah, kecewa, sedih. Benar-benar sangat melelahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu Anda mungkin bertanya-tanya untuk apa kita hidup jika kita tidak berusaha mengejar kebahagiaan. Anda mungkin menuduh saya takut dengan resiko kehidupan dan hanya mau enaknya saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda benar-benar menanyakan pertanyaan itu, saya tidak tahu bagaimana harus menjawab.<br />
Namun saya yakin bahwa didunia ini ada jalan lain menuju kebahagiaan tanpa harus diikat oleh kebahagiaan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sama halnya seperti ketika di masa muda saya punya fisik yang prima, dan otak yang encer. Sekarang saya sama sekali tidak sebaik diri saya yang dulu, namun saya tidak pernah merasa menyesal dengan keadaan saya yang sekarang atau merindukan diri saya yang dulu.<br />
Saya adalah saya yang sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian juga dengan kebahagiaan, saya berpikir bagaimana saya dapat merasakan kebahagiaan itu dari waktu ke waktu, menikmati setiap momennya tanpa harus memutar ulang kaset kenangan masa lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya ingin belajar untuk tidak memaksakan perasaan saya hidup di masa lalu dan hanya menempatkan diri saya di masa sekarang, hidup dari waktu ke waktu tanpa penyesalan ataupun kerinduan akan masa lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah hal tersebut mungkin?<br />
Selama saya mencoba, harapan itu akan tetap hidup dan waktulah yang menjadi saksi akan hal tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga kita semua selalu hidup berbahagia.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2011%2F07%2Fketerikatan-dan-kebahagiaan%2F&amp;title=Keterikatan%20dan%20Kebahagiaan" id="wpa2a_12"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2011/07/keterikatan-dan-kebahagiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A Man with No Future</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2011/07/a-man-with-no-future/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2011/07/a-man-with-no-future/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2011 03:53:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[Lesson]]></category>
		<category><![CDATA[future]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=676</guid>
		<description><![CDATA[What&#8217;s future? Future is not really exist, so it&#8217;s not all wrong if someone suddenly said that you have no future. Future is imagination. It&#8217;s not happen yet. The only real thing is this present. But well, sometimes we lived up to our imagination about the future more than we try to appreciate the present [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>What&#8217;s future?<br />
Future is not really exist, so it&#8217;s not all wrong if someone suddenly said that you have no future.<br />
Future is imagination. It&#8217;s not happen yet. The only real thing is this present.<br />
But well, sometimes we lived up to our imagination about the future more than we try to appreciate the present moment.<br />
<span id="more-676"></span></p>
<p>Let&#8217;s see at my friend case. He is currently having disagreement with his lover. It&#8217;s seem that his lover no longer believe in him, stating that he&#8217;s the man with no future.</p>
<p>Simply said, they are breaking up.<br />
My friend is absolutely upset with that, and the fact said it all that he was fed with anger that time.<br />
He said that he know that he&#8217;s not a very capable man but in this world one must treasure love more than anything else.<br />
He also said that if he is on that girl position, he won&#8217;t do something cruel like that.<br />
Yes. He is right, but that girl is not him, and he can&#8217;t force his way to be like her, in order to understand and feel how she think and feel.<br />
You can&#8217;t expect that everyone will think and feel like you did, likewise. Everyone is simply unique.</p>
<p>We can&#8217;t blame that girl. She use her own logic more than her feeling (although could be flawed), and actually she&#8217;s not doing anything bad but inconsiderate.</p>
<p>My friend is losing his willpower. He no longer have any reason to keep moving on.</p>
<p>That&#8217;s sad.<br />
The fact is anyone has the right to lose faith on him, but he can&#8217;t lose faith on himself.<br />
That girl may think that my friend&#8217;s future would not be bright, but she&#8217;s not a fortuneteller.<br />
Future is not lies within someone&#8217;s words.</p>
<p>If she can really foresee the future, she won&#8217;t end up making mistake dating my friend. She&#8217;s just trying to take &#8216;safe trip to heaven&#8217;., which is practically &#8216;almost&#8217; impossible.</p>
<p>Anyway, we all have the right to choose and make our own decision, so instead of lashing out the bad of the his ex-lover, it would be better if he can give her support on decision she made.<br />
Maybe he has a lot of thing need to be conveyed, but to think that everything has developed into this point, there is no point to keep tension of trying to persuade that girl to change her mind.<br />
I think that in this world there are a lot of possibility. We can&#8217;t be sure that what&#8217;s bad right now will turn out to be worst somehow.<br />
It&#8217;s bad to feel bad,.it&#8217;s good to feel good. Something isn&#8217;t always bad because it&#8217;s bad, sometimes it&#8217;s about the way we think and respond to the situation that make it bad or even worse.</p>
<p>Difficulties, hardship are common &#8211; nothing extraordinary.<br />
Overcoming all the hardships is also ordinary, it&#8217;s become extraordinary only because everyone else think that it&#8217;s something extraordinary, or maybe we can say that some of us need it to be extraordinary for us to gain some motivation.</p>
<p>But the fact is, what happened to us, whether good or bad things is the result of our own doings.</p>
<p>To see the big picture just in front of your own eyes is almost impossible if you have only tiny eyes to catch the reflexion of big-giant things.<br />
So, you can&#8217;t just rely on your eyes, nor your ear, nor your nose, nor your own mind. You must take all into account and make wise decision about how to react and respond.<br />
Responding with rage, or any other negative feeling is sure bad for your health, and it won&#8217;t bring any good to your personality. Instead, watch and learn by not dependent on only one point of view. Always clear about what you think and get rid of all negative things surrounding your feeling, because it only infect your healthy mind.<br />
I&#8217;m sure in the end you&#8217;ll get on the right place unattainable by merely reacting ordinarily based on standard point of view.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2011%2F07%2Fa-man-with-no-future%2F&amp;title=A%20Man%20with%20No%20Future" id="wpa2a_14"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2011/07/a-man-with-no-future/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The happiness of being a loser</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2011/05/the-happiness-of-being-a-loser/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2011/05/the-happiness-of-being-a-loser/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 May 2011 04:30:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[ego]]></category>
		<category><![CDATA[happiness]]></category>
		<category><![CDATA[losing]]></category>
		<category><![CDATA[winning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=668</guid>
		<description><![CDATA[Wierd topic to talk about, eh.? Before you make any objection please read this article until the end and give me some of your opinion. The title seems so pathetic, right? But the cover isn&#8217;t always represent what&#8217;s inside. You can&#8217;t take impression on what someone wear to decide he/she is a good or bad [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Wierd topic to talk about, eh.?<br />
Before you make any objection please read this article until the end and give me some of your opinion.<br />
The title seems so pathetic, right?<br />
But the cover isn&#8217;t always represent what&#8217;s inside. You can&#8217;t take impression on what someone wear to decide he/she is a good or bad person (although actually you tend to do so. LoL)<br />
You also can&#8217;t decide whether the food is delicious only by looking at its appereance. And you can&#8217;t judge me as pathetic only because I wrote a title that &#8216;seems&#8217; pathetic.<br />
<span id="more-668"></span><br />
There&#8217;s a joy of being a winner. I do not have to write it in full description to explain how does it feel. Well, although you were never be a winner in everything you did, at least you know how bitter losing is and only by reflecting on it you sure understand how good the feeling of winning. Right?<br />
This article isn&#8217;t trying to encourage any loser out there, instead the writer (who is me <img src='http://www.hardychen.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ) is trying to reveal the truth about happiness of being a loser.<br />
If you feel great after reading this article, it&#8217;s not my fault. It&#8217;s your own fault for believing all I said. haha<br />
But hey, is that wrong to believe something which is true (by your own ehipassiko) LoL.<br />
So, you must have been thinking&#8230; what&#8217;s so good about being a loser. If that so, why don&#8217;t all this people in this world would want to become a loser?<br />
Well, first I need to tell you that you&#8217;re mistaken for assuming that I intend to tell you that being a loser is good.<br />
And your question rose because you couldn&#8217;t see the happiness of being a loser. Even if you can see it, I don&#8217;t want everyone of us to have desire to become a loser forever.<br />
The truth is it&#8217;s not about being a loser or being a winner. The title is just a trick to lure you to read this article. Haha..<br />
But hey, we&#8217;re.not.entirely out of topic, right? So, keep reading. <img src='http://www.hardychen.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Like I said, it&#8217;s not about being a winner or loser, It&#8217;s about being happy, which is hard for anyone who think of himself as &#8216;loser&#8217;. for me too.. (maybe?) LoL<br />
So, being a loser, who gave that predicate?<br />
It&#8217;s the gift from other people who set their own standard of being a loser or being a winner. Only if you angry, or at least bothered, you have already accepted the gift.<br />
But you, yourself must set your objective right.<br />
Even if you fail to fulfill your objective, it doesn&#8217;t mean you have to give up on it. Anyone could call you a &#8216;loser&#8217;, but you must think of yourself as a fighter, a die-hard individual. You still have time to strive for your goals without having to place any burden on your shoulder. It&#8217;s like struggling for something with joy, not with fear of losing something.<br />
It&#8217;s important not to have a pity on yourself, and learn to appreciate things. Mind about how you look upon this life, not what the others look upon you. It&#8217;s about perspective, the way of life.<br />
Look at yourself. Who you are? Why are you keeps on clinging on unnecessary things?<br />
The truth is the real battle is not in the game you&#8217;ve lost. The real battle is right inside your own mind. If you have a wrong conception about winning and losing, then I can say that you are always losing no matter what.<br />
If you feel disappointed because you lost an important match, you may try to console yourself by saying&#8230; &#8220;Ah, what&#8217;s so great about winning?&#8221;<br />
Actually at some cases, this statement give a strong impression to the others that you&#8217;re desperated, you&#8217;re terribly sad and others will have pity on you.<br />
Losing is not a big deal, because you only lose when you stop trying, and surrender but not fully willing to, and also taking resentment into account.<br />
The wound of &#8216;losing&#8217; depends on how much you take the issue into the business. The more resentment you have, the more pain you gain.<br />
Some people say, it&#8217;s good if you feel anger about losing. You&#8217;ll become stronger because of it.<br />
I say, yes you might be better. You could become tougher, You&#8217;re become like &#8216;hulk&#8217; look-a-like monster, angry everytime. The only time you feel happiness is when you win, the rest of it you&#8217;re just a mad, unhappy person.<br />
Do you know how much energy we spend when we feel anger?<br />
It&#8217;s a lot. A lot more than you can&#8217;t imagine, and not much people have that much unlimited stamina. You&#8217;ll exhausted and you&#8217;ll grow old &#8211; fast. One tiny happiness if you compare it to the energy spend to reach that goal.<br />
One buddy ever say this to me : &#8220;The strongest opponent that I ever had isn&#8217;t the one who have the record of always winning, but the one who is always losing but never give up and keep improving. He is so much persistent that I started to think that he will defeat me someday. I live in worry everyday and on the contrary he always live with enthusiasm and have more confidence as the time goes by.&#8221;<br />
And when I questioned that &#8216;man&#8217; (the one who is always losing), he said : &#8220;Well, it&#8217;s not important to be the champion. It&#8217;s just the bonus. The happiness is the competition itself. I enjoyed it. + Haha..&#8221;<br />
Yes, he enjoyed the game but not his opponent. He&#8217;s feared by his opponent because of his stamina. A relentless person that always cause trouble to anyone.<br />
His opponents fights him with burden of not losing to a loser, and on the contrary he fights all this &#8220;champions-want-to-be&#8221; with enthusiasm, with his desire of a very good match.<br />
Although he ultimately lose the game, he has become better and better, and also happier. I&#8217;m sure he will become the champion someday, and he won&#8217;t carry the burden of being a champion when the day comes.<br />
This also apply to our lives. Losing is not a big deal. No one care, even if they care it&#8217;s on their own concern, not yours. And you should not meddle into it.<br />
Just enjoy your life.<br />
You&#8217;ll absolutely feel the pain, but suffering is always optional. It&#8217;s good to feel good. It&#8217;s bad to feel bad. Only if you learn how to let go, bad feeling won&#8217;t stay for long in your heart.<br />
Sometimes life is so hard for you, but you must always try to smile.<br />
Someone scold me because of this. He say, &#8220;How can you smile if you live in misery. You are not in my position, you don&#8217;t know how i feel.&#8221;<br />
The truth is he&#8217;s right. I never know how he feels, and I don&#8217;t want to speculate on things. I don&#8217;t want to pretend to know how he feels. I&#8217;m just giving my opinion, my perspective about his current condition.<br />
I&#8217;m always telling myself, I don&#8217;t know when I will die. But I&#8217;m sure that I will die someday. I&#8217;ll gonna lose everything because all of this is just temporary, so why should I feel sad because of this small misfortune? I have nothing to lose, because I&#8217;ll lose it anyway sometimes somewhere.<br />
It&#8217;s like sitting alone in the beach watching beautiful scenery as the sun rise and realize that this momento won&#8217;t last for long, so I can appreciate its beauty.<br />
That way I started to take things easy. I will never ever to cry over something for too long, instead I learn to let go and to appreciate everything which is still on the present. I try to appreciate everything as well as I appreciate my breath.<br />
How many people show their gratitude when they still have their breath. Isn&#8217;t breathing freely really a perfect blessing. It&#8217;s a gift that a lot of people trying to save by spending a lot of money in the hospital.<br />
So, just enjoy your life.<br />
When someone tell you that you&#8217;re pathetic loser, leave them alone. You know yourself, you know that everything will come to an end and you, yourself enjoy the life without having to be burdened by the life.<br />
Take your time helping yourself, then you can start to help other people too. If some people talking bad about you, trying to slander you, making false accusation, then just leave them alone especially if you know that you have no chance of proving yourself &#8216;not guilty&#8217;.<br />
It doesn&#8217;t mean you need not to clear your reputation when you have the chance to do it. It&#8217;s about keeping your head cool. Never angry about it because it will not solve the problem.<br />
Life can be so hard if you&#8217;re mistreated by the others, but you must realize that this is life. Don&#8217;t take any resentment, don&#8217;t hold grudge, feel sympathy for the one who hurts you. Maintain love, affection and you&#8217;ll feel better. It won&#8217;t be easy, but if you never give up, you&#8217;ll get used to it.<br />
Remember that you&#8217;re not a loser only because you&#8217;re unable to protect yourself. You&#8217;re doing your best, and everyone sure have their own vulnerability.<br />
In taichi, we learn to keep the balance of our body, we sync our body with the universe. When you add meditation practice into it, you may experience a feeling that couldn&#8217;t be described my mere words.<br />
I say it &#8216;may&#8217;, because it&#8217;s a probability. It won&#8217;t always the same for everyone.<br />
But the feeling is good. You will learn about yourself mentally and physically. Mentally, you will understand yourself better than ever, you&#8217;ll find out what&#8217;s the source of your uneasy feeling, why are you sad, why are angry. You may say that you know your business well, you know what&#8217;s your problem, but sometimes the truth isn&#8217;t as simple as that.<br />
Sometimes, what you know is only things you want to know. The only hindrance of you getting the truth is your ego, which is hard to let go.<br />
When you learn to meditate, ego will weaken and the truth will come out just like the bubble of air rising to the surface of water. And the answer for the problem will come out without even thinking about it.<br />
You will know yourself better than ever, that way you&#8217;ll slowly learn about others as well. Contented, your mind will be like empty glass, things come and then disappear, leaving no trash inside your mind.<br />
You are fully aware of your own mind as well as your own body. Maybe you can hear the sound of your heart beating?<br />
The rest is quite hard to tell, because only by experience you can learn lessons in which may take billion of words to be said.<br />
Grandpa said, you should start slow. Taking tiny step, one by one. As you&#8217;re become more accustomed, you can run like a dalmatian cat (maybe what I mean is a cheetah. Heheheh )<br />
Don&#8217;t look at how much meters you have left behind by your opponent, instead look at how much you&#8217;ve progressed and what can you do to improve. Set your own standard, unbiased and not trying to compare it to the standard set by the others.<br />
In some cases, code of honour is like an unwritten rule that need to be obeyed by everyone in the society.<br />
This is not always good, because when people come into wrong conviction, we could somehow carried by the tide. It&#8217;s like getting bite by a vampire, and we can&#8217;t resist our body turning into vampire like them.<br />
The only way is to leave the society, or at least do not involved too much with them.<br />
It&#8217;s really hard to change a person, but you can always start with yourself. Contemplate, forgive yourself for every mistake committed by you in the past. start with small step, take your ego down and you&#8217;ll learn a new kind of happiness (version 9.9) <img src='http://www.hardychen.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2011%2F05%2Fthe-happiness-of-being-a-loser%2F&amp;title=The%20happiness%20of%20being%20a%20loser" id="wpa2a_16"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2011/05/the-happiness-of-being-a-loser/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Where is Happiness?</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2011/03/where-is-happiness/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2011/03/where-is-happiness/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2011 02:36:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[happiness]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=643</guid>
		<description><![CDATA[How can you let go of your past? If it hurts, then just let it go, don&#8217;t ever think about it anymore. Well, it&#8217;s much more easy to said than to be done. How can you let go? The question is : you can&#8217;t or you aren&#8217;t willing to? If you love someone, and that [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>How can you let go of your past?</p>
<p>If it hurts, then just let it go, don&#8217;t ever think about it anymore.<br />
Well, it&#8217;s much more easy to said than to be done.</p>
<p>How can you let go? The question is : you can&#8217;t or you aren&#8217;t willing to?<br />
<span id="more-643"></span></p>
<p>If you love someone, and that person hurt you, can you just let it go? If you really love that person, that won&#8217;t be easy.<br />
You&#8217;re clinging on your suffering because you&#8217;re hoping for something from that person, which is unlikely to happen &#8216;yet&#8217;. (There&#8217;s a probability here)</p>
<p>Love is really such a strange thing.<br />
You can feel happiness because of it, but you can also down into sadness because what you hoped from love is not &#8216;yet&#8217; to be happen.</p>
<p>When you love someone, but that person don&#8217;t love you back, you feel like you&#8217;re left behind, alone. You still worry about that person, though, but at the same time you keep hurting yourself.</p>
<p>I hate to say this but this kind of love is not pure. I once have this kind of feeling too. I drowned into illutionary feeling at the beginning and by time I was filled with disappointment, and sometimes it became hatred.</p>
<p>Well, that&#8217;s not good.<br />
So, just forget about it and start over again.<br />
Start from scratch, see thing clearly &#8211; I mean not by eyes but with a better perception about things.</p>
<p>First, see your own. What have you done? What mistake committed?<br />
Then some regret comes in. Let it come. Contemplate.<br />
Then you may think, &#8220;can I do something to fix it?&#8221;<br />
If you can, then go for it.<br />
But if that&#8217;s not possible, then forgive yourself.<br />
The one that was hurt because of you may not forgive you, but you should give forgiveness to yourself, with fond intention not to repeat the same mistake.</p>
<p>What&#8217;s next?<br />
There&#8217;s no need to think about &#8216;next&#8217;.<br />
No need to rush. Give yourself a break. Contemplate, watch feeling come and go.</p>
<p>Sometimes the feeling come and go &#8211; fast like tsunamis, sometimes it slow like a gentle breeze.<br />
Just watch and don&#8217;t involved in it. Be amazed but don&#8217;t get carried away. Eventually, you will feel the joy. Something uncommon that may not happened to you before.</p>
<p>If, and only if &#8211; somebody suddenly come and scold you for a reason, and destroy the mood &#8211; don&#8217;t get irritated.<br />
Saying simple sorry is enough and take action to settle the problems, calmly, with cool head and steady stance.</p>
<p>If somebody suddenly come and give you praises, be thankful and then just forget it. Never ever think about it for more than one minute. It&#8217;s a temporary thing &#8211; let it go and you may get another one another day. <img src='http://www.hardychen.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Remember that happiness is not in here, in Jakarta, Medan, Singapore, or even in Africa.<br />
Happiness is something you create by assistance of perception and valuation of gain and loss.<br />
Don&#8217;t get youself stained with wrong conception. Be gentle, be calm, open your hand for things to come and also let it go when the time come.</p>
<p>Happiness is also not living in the future nor the past. It lives here, in the moment of present. You just need to create space for it to live.</p>
<p>GANBATTE @you, LC, CW, P, SWT, IH. <img src='http://www.hardychen.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2011%2F03%2Fwhere-is-happiness%2F&amp;title=Where%20is%20Happiness%3F" id="wpa2a_18"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2011/03/where-is-happiness/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Variasi dan Ketidakpastian</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2011/03/variasi-dan-ketidakpastian/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2011/03/variasi-dan-ketidakpastian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2011 07:43:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian Language]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[keinginan]]></category>
		<category><![CDATA[ketidakpastian]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=635</guid>
		<description><![CDATA[Identitas merupakan salah satu faktor pembeda antara seseorang dengan orang lainnya. Meskipun pada dasarnya setiap manusia sama, namun identitas menggambarkan variasi dari kehidupan itu sendiri. Sejak kapankah terakhir kali kita mengingat siapa diri kita yang sebenarnya? Apakah saya yang sekarang masih adalah saya yang dulu? Seberapa banyak perspektif saya telah berubah dan apakah saya merasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Identitas merupakan salah satu faktor pembeda antara seseorang dengan orang lainnya. Meskipun pada dasarnya setiap manusia sama, namun identitas menggambarkan variasi dari kehidupan itu sendiri.<br />
Sejak kapankah terakhir kali kita mengingat siapa diri kita yang sebenarnya?<br />
Apakah saya yang sekarang masih adalah saya yang dulu?<br />
Seberapa banyak perspektif saya telah berubah dan apakah saya merasa puas dengan perubahan itu?<br />
<span id="more-635"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Seorang pernah mengatakan bahwa setiap manusia hendaknya harus menjadi dirinya sendiri, dan bukannya menginginkan hal yang diinginkan orang lain atau memiliki hal yang dimiliki orang lain.<br />
Namun di dunia ini ada yang namanya keinginan umum dimana hampir semua orang memiliki keinginan yang sama. Sama-sama ingin bahagia, sama-sama ingin dicintai, sama-sama ingin punya kehidupan yang indah dan ada begitu banyak persamaan-persamaan lainnya.<br />
Dan secara spesifik mungkin bisa dikatakan ada perbedaan dalam keinginan antara satu individu dengan individu lainnya.<br />
Bisa jadi 2 individu sama-sama ingin bahagia, namun masing-masing memandang kebahagiaan dengan cara yang berbeda-beda.<br />
Ada yang memandang kebahagiaan dari jumlah kekayaan yang dimiliki; ada yang memandang kebahagiaan dari seberapa besar dirinya dicintai oleh orang lain, dan tentu ada banyak variasi-variasi lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Keinginan-keinginan yang beraneka-ragam itulah yang terkadang menyebabkan konflik kepentingan, utamanya jika menyangkut hidup/keinginan individu lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang ada keinginan yang berseberangan satu sama lain dengan keinginan orang lain, dan terkadang juga hal tersebut memuncak menjadi sebuah konflik yang panas, atau kekecewaan, kesedihan bahkan kemarahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang, peristiwa seperti itu ikut berperan mengubah karakter manusia dan tidak mengherankan jika salah seorang teman pernah menyatakan bahwa &#8220;kamu telah banyak berubah&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak ada yang aneh dengan apa yang namanya perubahan.<br />
Tapi perubahan-perubahan itu selalu membawa akibat.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada individu-individu yang ditelan oleh perubahan sehingga ia merasa asing dengan dirinya sendiri.<br />
Ada juga yang makin tenggelam dalam pesimisme dan over skeptis terhadap siapapun dan apapun.<br />
Dan ada yang hidup dalam ilusi yang terlihat seperti realitas.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih jauh dari kerumitan itu muncullah keinginan-keinginan yang dipaksakan; pelajaran-pelajaran yang berasal dari penarikan kesimpulan yang kurang tepat dan ada kalanya muncul sikap dan tindakan yang berlawanan dengan suara hati, yang pada akhirnya membawa penyesalan yang tidak berguna.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun disisi lain, ada juga individu yang mampu menyesuaikan diri dengan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Memandang semua ini, dimana keinginan setiap individu yang diterjemahkan ke dalam sikap, kemudian berubah menjadi tindakan yang akan mempengaruhi individu itu sendiri dan juga individu disekitarnya &#8211; kita melihat hubungan antar manusia seperti sebuah kekacauan, atau seperti benang kusut yang disengaja, namun selalu bergerak dalam alur yang teratur sehingga tidak mungkin seluruh kehidupan akan berhenti bergerak hanya karena ada satu simpul yang kusutnya sudah terlampau parah. Ini seperti sebuah kekacauan yang disengaja. Ketidakteraturan yang berjalan secara teratur.</p>
<p style="text-align: justify;">Berkaca dari sebuah kejadian kecelakaan yang melibatkan kendaraan-kendaraan yang ukuran dan posisinya seimbang, maka kemungkinan kerusakan akan sama beratnya di kedua belah pihak.<br />
Namun begitu kecelakaan itu melibatkan kendaraan besar dan kendaraan kecil, kemungkinan kerusakan lebih parah akan terjadi pada kendaraan yang lebih kecil.<br />
Begitu juga dengan hidup manusia. Di dunia ini ada individu yang punya pengaruh begitu besar terhadap nasib orang banyak dan ada juga individu yang perannya &#8216;terbatas dan sempit&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;">Terlepas dari itu semua, semua individu hidup di jalur yang sama, sama halnya semua kendaraan baik besar ataupun kecil berjalan di jalan yang sama.<br />
Maka dari itu muncullah kepercayaan bahwa &#8220;ada takdir yang tidak bisa dihindari&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti halnya kejadian sewaktu saya dijalan raya. Saya mempunyai 2 pilihan memotong sebuah mobil apakah memotong dari kanan atau kiri. Pada akhirnya saya memutuskan memotong kendaraan tersebut dari sisi kiri dan secara tiba-tiba dari sisi kiri depan muncul lagi sebuah kendaraan lain dalam kecepatan tinggi. Akhirnya kecelakaan pun tak terelakkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Keputusan yang telah saya buat harus diterima konsekuensinya, terlepas dari faktor apakah saya sedang melamun saat membuat keputusan memotong dari kiri, atau yang paling konyol menyalahkan mobil didepan karena tidak memperingatkan saya bahwa ada motor lain datang dari kiri depan, atau karena memberi 2 pilihan kiri atau kanan sehingga saya tidak bisa menyalahkan sopir mobil tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal itu juga sekaligus menggambarkan bahwa ada ketidakpastian dalam hidup, dan ada kecelakaan tak terelakkan di jalan raya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekeras apapun saya memprotes, seberapa besar apapun kejengkelan dan ketidakpuasan yang saya miliki, atau apapun yang ingin saya katakan, saya tetap akan mati di jalanan jika waktunya telah tiba. Lalu mengapa saya masih melakukan hal-hal yang tidak berguna?</p>
<p style="text-align: justify;">Selama saya masih berjalan di jalan milik bersama, jangan harap saya bisa berteriak &#8216;diam&#8217; dan lantas semua kendaraan di jalan raya akan memelankan suaranya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebebasan itu ada dua macam.<br />
Kebebasan pertama adalah kebebasan yang sifatnya semi, terjadi saat tidak ada banyak hal yang dikhawatirkan, tidak ada tensi berlebihan juga tidak ada banyak hal yang diletakkan dipundak sebagai &#8216;beban&#8217;.<br />
Kebebasan kedua adalah kebebasan yang tidak akan mungkin dicapai dengan memegang konsepsi yang didasari hal-hal yang sifatnya semu.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2011%2F03%2Fvariasi-dan-ketidakpastian%2F&amp;title=Variasi%20dan%20Ketidakpastian" id="wpa2a_20"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2011/03/variasi-dan-ketidakpastian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

