<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hardy Chen Power Blog &#187; worry</title>
	<atom:link href="http://www.hardychen.com/tag/worry/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.hardychen.com</link>
	<description>Powered by STRONG WILL !!!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 18:12:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Ilusi Kehidupan</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2009/08/ilusi-kehidupan/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2009/08/ilusi-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 10:25:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian Language]]></category>
		<category><![CDATA[cara pandang]]></category>
		<category><![CDATA[ego]]></category>
		<category><![CDATA[ilusi]]></category>
		<category><![CDATA[worry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Sometimes you got a feeling that you can&#8217;t explain. Somehow you feel upset for nothing. It feels like you want something you don&#8217;t really want. Strange&#8230; eh? Yuppieee&#8230; ada beberapa hal yang bahkan tidak bisa dijelaskan dengan sempurna. Mood seseorang bisa berubah ubah dari waktu. Meskipun mungkin kita tidak kekurangan apapun, kita tetap bisa merasakannya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sometimes you got a feeling that you can&#8217;t explain. Somehow you feel upset for nothing. It feels like you want something you don&#8217;t really want. Strange&#8230; eh?</p>
<p>Yuppieee&#8230; ada beberapa hal yang bahkan tidak bisa dijelaskan dengan sempurna. Mood seseorang bisa berubah ubah dari waktu.</p>
<p>Meskipun mungkin kita tidak kekurangan apapun, kita tetap bisa merasakannya. Itulah salah satu sifat keras yang dimiliki manusia, termasuk saya sendiri.<br />
Saya percaya bahwa semua ini terjadi karena ego yang tidak bisa dikendalikan, selalu ingin lebih dan mengejar kesenangan tanpa akhir, padahal diri sendiri juga tidak banyak berbuat banyak demi mencapai tujuan itu.</p>
<p>Itu adalah satu hal. Hal lain adalah berhubungan dengan gengsi.<br />
Terkadang saya sulit mengakui kepada orang lain kalau saya memiliki masalah, just because I don&#8217;t want they think that I&#8217;m weak.<br />
That&#8217;s the negative, the positive is I never want to tell negative things about my current condition because it may somehow tempt other people to think negatively too. And also to keep the heart of people who always regards me as a &#8220;strong&#8221; person, altough in reality I&#8217;m not. For the sake of others and also my pride I won&#8217;t tell anybody. So, why I write it in here?</p>
<p>The answer is because : ini semua hanyalah pelampiasan.<br />
Saya tahu bahwa blog ini tidak memiliki banyak pembaca, oleh karena itu saya tidak perlu khawatir jika seseorang yang saya kenal membaca tulisan ini. Dan bagi yang tidak mengenal siapa saya, mari saya beberkan sisi gelap yang mungkin tidak hanya saya yang memilikinya, tapi mungkin juga orang-orang lain termasuk Anda sendiri.</p>
<p><strong>Manusia adalah makhluk yang egois.</strong></p>
<p>Mungkin sudah dari sananya kita mempunyai bibit untuk menjadi orang egois. Mungkin saja mekanisme pertahanan diri yang membuat kita menjadi orang yang egois. Sangat jarang dimana bibit egois tidak tumbuh subur dalam diri manusia, kecuali manusia tersebut punya kemampuan kontrol diri yang kuat.</p>
<p>Sebagai manusia kita punya banyak kebutuhan, mulai dari materi, ataupun yang sifatnya abstrak seperti kasih sayang dari orang lain, pengakuan dan penerimaan dari orang lain, dan lain sebagainya. Tentu saja hal itu adalah lumrah mengingat kita adalah makhluk biasa, namun ada hal hal lain yang ikut menentukan hasil akhir.</p>
<p>Seberapa banyak yang kita harapkan dan seberapa banyak harapan yang menjadi kenyataan akan menjadi sebuah cobaan bagi kita, apakah kita menerimanya atau sebaliknya tidak menerimanya dan terus menggerutu.<br />
Jika kita tidak bisa menerima apa yang terjadi pada kita dengan lapang dada (meskipun mungkin itu adalah akibat kesalahan sendiri), maka pada akhirnya kita hanya akan jatuh ke dalam penderitaan.</p>
<p>Saya sudah menemui dan berbincang bincang dengan beberapa orang yang menurut saya memiliki pemikiran dan filosofi yang luar biasa. Jika pemikiran dan filosofi itu benar benar diterapkan, seharusnya hidup tidak lagi menjadi terlalu bermasalah. Namun pada kenyataannya, hampir semua orang hebat yang saya temui pada akhirnya juga harus jatuh ke dalam jurang penderitaan, kekecewaan, kesepian, dan lain sebagainya.<br />
Kata kata yang indah tidaklah lagi indah, dan mutiara yang berkilauan sekarang menjadi kusam &#8211; setidaknya begitulah cara mereka melihat pemikiran dan filosofi hidup mereka sendiri &#8211; saya berspekulasi.</p>
<p>Tentu saja mutiara tetaplah mutiara. Namun masalahnya bukan terdapat dalam filosofi, namun dalam bagaimana mereka mempraktekkan apa yang mereka percayai sebagai benar. Orang bilang lebih mudah bicara daripada berbuat &#8211; ini mungkin ada benarnya, karena saya juga mengalaminya.</p>
<p>Contohnya, ada orang orang tertentu yang sangat tidak tahu malu, sedangkan saya sebaliknya sangat tahu malu. Terus terang saja ini tidak dapat dibanggakan karena sifat sangat tahu malu ini tidak lain adalah sifat pemalu. Bah !!<br />
Bukan hanya itu saja, bahkan saking pemalunya jadi mudah tersinggung. Sedikit sedikit malu, dan jika respon orang lain tidak sesuai harapan lantas jadi malu dan tersinggung, kemudian pengen bunuh diri !!!<br />
Untungnya saya nggak (atau belum) sampe kesitu. haha</p>
<p>Kebutuhan kebutuhan (dan juga keinginan keinginan) manusia pada akhirnya menjadi titik lemah manusia. Lihat saja bagaimana orang-orang bisa saling membunuh gara-gara makanan, uang ataupun kekuasaan. Juga lihat bagaimana orang-orang pada berlomba lomba bunuh diri gara gara nggak naik kelas ataupun cinta ditolak. Jah&#8230; terlalu banyak kekacauan disini&#8230; bahkan menjabarkannya saja sudah membuat saya sakit kepala !</p>
<p>Lalu, jika kita sudah mengetahui hal ini mengapa kita masih saja terperangkap dalam hal ini?<br />
Itu karena kita sudah terbiasa hidup dalam ilusi tak berkesudahan. Uang membuat kita gelap mata, pujian membuat kita menjadi angkuh, cinta membuat kita mudah cemburu, perhatian dan kasih sayang membuat kita candu, dan lain lain dan lain lain.</p>
<p>Hidup dalam ilusi, kita tidak sadar bahwa ini semua hanyalah ilusi. Jika kita tidak menyadarinya, bagaimana kita bisa keluar darinya? Film the matrix menggambarkan dengan cara yang mirip, meskipun mungkin tidak sempurna.</p>
<p>Cobalah untuk berpikir secara rasional, meskipun sebenarnya rasional itu sendiri mungkin tidak absolut.<br />
Jika kita hidup di dunia ini, lahir menjadi remaja, kemudian dewasa, kemudian tua, dan lantas mati. Membangun rumah yang bagus kemudian lapuk, reot terakhir jadi makanan rayap, apa yang Anda pikirkan?<br />
Jika Anda berpikir logis tentu saja Anda akan berpikir bahwa semuanya itu tidak berguna. Kalau begitu untuk apa hidup? Untuk apa bekerja, makan, minum, tidur, eek? Kalau makanan yang masuk ke perut lantas jadi eek untuk apa coba??</p>
<p>Jadi apakah itu artinya kita harus menyerah pada hidup? Kita ini siapa? Kenapa kita ada disini?<br />
Jika Anda tanyakan ke saya, saya juga bakal bungkam, karena jujur saya juga tidak tahu jawabannya !!</p>
<p>Tapi ada beberapa orang yang memberi satu petunjuk buat saya. Jika hidup tidak ada artinya bukan berarti benar benar tidak ada artinya. Ada satu kondisi yang tidak bisa dijangkau logika biasa, dan mereka sering menyebutnya &#8220;pulau seberang&#8221;. Rasa makanan tidak bisa diberitahukan kepada orang lain melalui kata-kata, oleh karena itulah bagi yang ingin tahu harus memakan sendiri makanan tersebut.</p>
<p>Saat ini saya sedang berusaha menggapai &#8220;makanan&#8221; itu, dan ketika saya tahu rasanya ya nggak apa apa&#8230;haha&#8230;<br />
Emangnya apa yang Anda harapkan? Saya juga masih dalam tahap belajar dan saya tidak bisa meramal masa depan. Namun yang bisa saya katakan untuk hari ini adalah saya akan berusaha meyakinkan diri saya sendiri agar tidak termakan ilusi. Saya akan berusaha, dan Anda juga harus berusaha&#8230; siapapun Anda.</p>
<p>TETAP SEMANGAT !</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2009%2F08%2Filusi-kehidupan%2F&amp;title=Ilusi%20Kehidupan" id="wpa2a_2"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2009/08/ilusi-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I Wonder&#8230;</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2008/12/i-wonder/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2008/12/i-wonder/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 09:06:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[feeling]]></category>
		<category><![CDATA[possibilities]]></category>
		<category><![CDATA[wonder]]></category>
		<category><![CDATA[worry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[I wonder&#8230; I wonder why&#8230; I feel a strange feeling like this. I couldn’t found the reason that stay behind all of this. I don&#8217;t know&#8230; Normally, I want to stay hidden&#8230; to stay unknown. I feel a little bit uncomfortable if anyone or anything knows about me too much. Maybe it’s because I&#8217;m too [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I wonder&#8230;<br />
I wonder why&#8230; I feel a strange feeling like this.<br />
I couldn’t found the reason that stay behind all of this.</p>
<p>I don&#8217;t know&#8230;<br />
Normally, I want to stay hidden&#8230; to stay unknown. I feel a little bit uncomfortable if anyone or anything knows about me too much. Maybe it’s because I&#8217;m too much worried about too much things. Maybe because someone scared the hell out of me (I just learned this language from someone&#8230; haha)</p>
<p>But now I&#8217;m change albeit not much.<br />
I don&#8217;t know why&#8230;</p>
<p>OK&#8230; to be honest. Maybe I know the reason&#8230; the reason that I can&#8217;t tell, because I&#8217;m not sure about it and my ego prevent me to tell it. Maybe I&#8217;m too proud of myself that make me fail to admit it.</p>
<p>Maybe it&#8217;s the time to think over it again.<br />
Maybe it&#8217;s the time for a rejuvenating withdrawal from excess distractions that come from inside.<br />
Maybe it&#8217;s the time to remain silent, although sometimes I couldn&#8217;t resist my will to speak out what&#8217;s in my mind.</p>
<p>Yeah&#8230; it&#8217;s all about possibilities.<br />
Now I have to rearrange everything&#8230;<br />
My mind is completely stuck and going nowhere. errggghhh&#8230;</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2008%2F12%2Fi-wonder%2F&amp;title=I%20Wonder%26%238230%3B" id="wpa2a_4"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2008/12/i-wonder/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Finding Boundaries</title>
		<link>http://www.hardychen.com/2008/12/finding-boundaries/</link>
		<comments>http://www.hardychen.com/2008/12/finding-boundaries/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 03:43:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hardy Chen</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Inside My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[boundaries]]></category>
		<category><![CDATA[fear]]></category>
		<category><![CDATA[worry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hardychen.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Find your own boundaries. Recently, I read about an article. It said that every time we wake up, we should put a smile on our face. Smile will brighten your day. I try to do it&#8230; but it seems easy to say than to do. This morning I try to smile, but it only last [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Find your own boundaries.<br />
Recently, I read about an article. It said that every time we wake up, we should put a smile on our face. Smile will brighten your day.</p>
<p>I try to do it&#8230; but it seems easy to say than to do.</p>
<p>This morning I try to smile, but it only last for seconds. After that I&#8217;m back to my boring face.  I don&#8217;t know&#8230; maybe I found some boundaries inside my head.</p>
<p>It&#8217;s a worry and fear and laziness.<br />
Some friends suggest me to do what I fear, to feel the thing that I worry the most. But can I?</p>
<p>That&#8217;s a stupid question. I will never know before I do it.<br />
It must be pretty hard for sure&#8230; but it&#8217;s life and you have to keep moving on.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.hardychen.com%2F2008%2F12%2Ffinding-boundaries%2F&amp;title=Finding%20Boundaries" id="wpa2a_6"><img src="http://www.hardychen.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hardychen.com/2008/12/finding-boundaries/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

